aku berjalan atas namaku. kau pun demikian.
jadi ada alasan apa kita bisa bersimpangan ?
kepalaku
kepalamu.
pikiranku
pikiranmu.
aku mengerti kenapa kamu tidak dapat terima.
karna kamu menempatkan kepalamu lebih tinggi dari hatimu.
aku mengerti kenapa kamu tetap tinggal di persimpangan ini bersamaku.
karna sebenarnya (mungkin) tidak kamu sadari, beberapa kali hatimu mendului otak dalam kepalamu.
aku menyukaimu dengan kepalamu dan semua pikiranmu itu.
abstrak.
aku sering tidak mengerti.
kamu menempati satu ruang dihatiku, tempat yang istimewa.
karna belum pernah ada yang menempati sebelumnya.
virgin.
dan jika kamu bertanya, apa yang membuatku tetap tinggal di persimpangan ini denganmu ?
aku akan menjawab
"karna aku percaya, ada saat nanti dimana hatimu akan mengalahkan otak dalam kepalamu, sepenuhnya".
dan jika saat itu tidak pernah datang.
saat itu juga, aku akan pergi untuk mendahulukan kepalaku sendiri.
sekian.
No comments:
Post a Comment