Wednesday, August 16, 2017

Bahagiakan dirimu sendiri

Karena kelak Tuhan tidak akan menyalahkan orang lain atas tidak bahagianya kamu. Ketika orang berbuat sesuatu yg menyakitimu, mungkin akan dicatat sebagai dosa-nya karena melakukan perbuatan tidak baik. Tapi apa kemudian jika kamu bersedih berlebihan tentang hal ini, lalu akan menambah dosanya dan mengurangi dosamu? Kurasa tidak. Tidak seperti itu cara kerjanya.

Iya aku tahu, hanya Tuhan yang yang berhak menghitung, mengadili. Tapi coba renungkan, berfikir sejenak. Ketidakbahagiaanmu bukanlah tanggung jawab orang lain. Benar-benar bukan. Itu tanggung jawabmu terhadap dirimu sendiri. Reaksimu terhadap sesuatu lah yang berpengaruh, yang penting dan satu2nya yang bisa kamu kendalikan. Maka kendalikanlah dirimu. Kendalikan kesedihanmu. Urusan dia yang menyakitimu, biarkan menjadi urusan dia dengan Tuhan. Maafkan saja, lalu tetaplah melangkah. Teruslah berusaha tumbuh menjadi orang yang lebih baik dari dirimu yang sebelumnya.

Kurasa semua orang harus paham akan konsep ini. Para orang tua, para anak, para dewasa, para remaja. Coba renungkan, dunia ini seperti saling berkaitan tapi sebenarnya bukan begitu. Ini lebih seperti saling berpapasan, saat berpapasan itulah maka bisa terjadi interaksi. Tapi tidak untuk selamanya, suatu saat, pada waktunya, akan kembali berpisah. Melanjutkan perjalanan masing-masing. Maka itulah tidak ada yg abadi. Maka itulah saat sedih, jangan berlebihan. Pun saat senang. Karena tidak ada yg abadi bukan? Semua akan berlalu. Nikmati saja... sedihnya, senangnya, tegangnya, leganya, takutnya, lucunya, semuanya nikmatilah,
karena akan datang saatnya berlalu.


No comments: